by

Jenis Sewa Apartemen Berdasarkan Kelas Ekonomi

Meski pun Indonesia memiliki dataran yang luas dan masih kosong. Namun, tren membuat bangunan vertikal yang menjadi gaya hidup orang-orang modern. Bukan hanya untuk di jadikan tren terkini saja, akan tetapi banyak manfaat lain dari pembangunan bangunan vertikal ini salah satunya mengatasi kepadatan penduduk di kota. Apartemen juga bisa Anda beli atau melakukan sewa apartemen sebagai pilihan untuk tempat tinggal.

Apartemen sendiri di bedakan atas jenis apartemen berdasarkan kelas ekonomi, apartemen di bagi menjadi tiga kelas. Dan berikut adalah kelas-kelas apartemen yang harus Anda tahu:

1. Apartemen kelas bawah

Untuk pasar apartemen kelas bawah di Kawasan Tangerang dan Banten yang di nilai masih memiliki potensi khususnya untuk segmen kelas bawah. Wilayah Tangerang memiliki Kawasan yang strategis yang membuat pengembang terus membangun apartemen, padahal harga tanah di sana lebih mahal dibandingkan dengan wilayah penyangga Jakarta lainnya.

Menurut Anton Sitorus yang mengatakan “segmen kelas bawah masih menjadi pilihan banyak pembeli, termasuk apartemen mahasiswa” ujarnya.

Apartemen kelas bawah memang banyak menjadi pilihan untuk orang-orang yang memiliki financial yang cukup, kemudian apartemen kelas bawah juga di dominasi oleh para mahasiswa yang sedang menempuh Pendidikan di Kawasan sekitar apartemen.

2. Apartemen Kelas Menengah

Banyak kaum milenial yang tengah memburu apartemen dengan kelas menegah. Dengan tujuan untuk menjadi hunian pertama dan mereka yang sudah punya rumah di Kawasan pinggiran Jakarta, akan tetapi ingin merasakan tinggal di DKI Jakarta.

Bambang Ekajaya Wakil Sekjen DPP Realestat Indonesia (REI), menyebutkan ketersediaan apartemen untuk kelas menegah yang baru selesai di bangun tahun ini cukup tinggi, sekitar 23 ribu dan memiliki sisa yang belum terjual sekitar 20%.

Kemudian beliau juga menuturkan kalimat, bahwa harga apartemen untuk segmen kelas menengah di perkirakan naik sedikit sekitar 1%-4%. Saat ini harga apartemen kelas menengah di kisaran Rp 500 juta sampai 750 juta atau 20 juta per meter persegi. Kenaikan ini relatif stagnan, untuk bisa menyesuaikan harga karena faktor inflasi.

3. Apartemen kelas Atas

Apartemen kelas atas saat ini masih terbilang laku keras, karena fasilitas yang diberikan sangat lengkap serta Kawasan nya berada di tempat yang strategis yang dekat dengan fasilitas publik seperti dekat dengan pintu masuk Tol, dekat dengan pusat perbelanjaan dan masih banyak lagi kelebihan yang bisa Anda dapatkan jika memiliki apartemen di kelas Atas. Dan tentunya apartemen kelas atas memiliki harga yang tidak murah. Unit-unit mahal dan mewah itu laku juga di pasaran. Biasanya orang-orang yang tinggal di apartemen kelas atas adalah orang-orang yang memiliki financial yang tinggi misalnya para artis terkenal atau pun mereka yang mempunyai perusahaan-perusahaan besar.

Perbedaan dianatar 3 jenis apartemen ini yang berdasarkan pada kelasnya. Hanya terketak pada ukuran ruang pada setiap unit apartemen atau hunian vertikal ini. Serta fasilitas yang ada di dalamnya yang di sediakan oleh pengelola apartemen tersebut. Semakin besar unti apartemen dan semakin banyak fasilitas yang di berikan. Maka semakin mahal harga apartemen per unitnya.

Saran saya beli atau sewa apartemen dengan menyesuaikan keadaan ekonomi Anda jangan sampai memaksakan. Yang nantinya akan membuat Anda kewalahan dalam memenuhi kebutuhan lainnya yang harus di lengkapi seperti kebutuhan makan, kebutuhan sandang serta kebutuhan sekunder lainnya yang harus Anda penuhi.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dari perbedaan jenis-jenis apartemen berdasarkan kelasnya yang bisa menjadi pilihan Anda. Apakah mau tinggal di apartemen di kelas bawah, kelas menegah atau di kelas atas.

News Feed