by

Simak Penjelasan Mengenai Dokter Psikolog dalam Istilah Kesehatan

Dalam dunia kesehatan kita seringkali mendengar istilah psikologi didalamnya. Istilah ini tentunya tidak asing bagi kita dan selalu dikaitkan dengan permasalahan kesehatan jiwa di dalamnya. Psikologi sendiri sebetulnya merupakan istilah yang disematkan untuk cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan erat dengan permasalahan kejiwaan dalam diri seseorang. Dalam cabang ilmu pengetahuan ini terdapat beberapa tenaga medis yang memang masih rancu pemahamannya di lingkungan masyarakat. Psikolog, Psikiater dan Dokter Psikolog selalu menjadi istilah yang tertukar di dalam masyarakat. Lalu bagaimana pengertian yang sebenarnya dari istilah kesehatan tersebut, mari kita pecahkan bersama, untuk mengerti istilah tersebut dengan benar.

Untuk pertama, mari kita uraikan bersama mengenai istilah psikolog yang banyak kita dengar selama ini. Psikolog merupakan sebuah gelar khusus yang diberikan kepada seseorang yang memang telah lulus dari tingkat pendidikan psikologi dan memperoleh gelar sarjana psikologi. Namun tidak berhenti sampai disitu saja, untuk mendapatkan gelar dan sertifikasi psikolog, seorang sarjana Psikologi paling tidak harus menyelesaikan pendidikan selama 1,5 hingga 2 tahun lagi dari gelar sarjana yang telah didapatkan. Secara umum seorang psikolog akan memiliki kewenangan untuk melakukan pekerjaannya di sebuah rumah sakit dengan menjadi Psikolog Klinis. Namun demikian beberapa psikolog pun dapat melakukan profesi mereka di industri dengan menjadi bagian dari personalia atau HRD.

Seorang Psikolog pun dapat memiliki kewenangan sebagai seorang konselor, dimana hal tersebut dapat kita temukan di sebuah sekolah, dimana guru BK pastinya berasal dari sarjana Psikologi yang memang telah memiliki sertifikasi khusus. Untuk melakukan tugas konselornya, biasanya akan menggunakan pendekatan khusus pada pasiennya. Adapun beberapa sistem pendekatan yang biasanya digunakan, antara lain adalah:

  • Pendekatan aspek sosial, mulai dari observasi tentang lingkungan, keluarga, norma agama dan masyarakat.
  • Melakukan wawancara secara langsung dengan pasien dan keluarga sebagai orang terdekat dari pasien.
  • Pendekatan intervensi konseling, terapi psikologi hingga tes-tes khusus lainnya.

Pembahasan selanjutnya adalah mengenai psikiater, profesi ini adalah profesi dokter yang memang telah mengambil spesialis khusus dalam bidang kedokteran jiwa. Seorang Psikiater, biasanya akan menggunakan gelar dr. di depan nama mereka, serta gelar SpKJ dibelakang nama mereka. Untuk mendapatkan gelar tersebut, seseorang haruslah lulus terlebih dahulu dari sekolah kedokteran umum, dan kemudian melanjutkan sekolah spesialis kejiwaan selama 5 tahun. Berbeda dengan psikolog yang hanya dapat melakukan konselor, seorang Psikiater juga berhak melakukan peresepan obat bagi pasien yang memang dalam kondisi tertentu dan membutuhkan obat medis untuk menangani kondisi tersebut.

Seorang Psikiater biasanya tidak hanya berhenti untuk mengasah kemampuannya dalam melakukan penyembuhan permasalahan kejiwaan, berbagai ilmu pengetahuan baik dari dalam ataupun luar negeri tentunya akan diambil untuk melengkapi profesi yang dijalankannya. Bahkan tak jarang seorang psikiater selalu menggunakan metode penyembuhan modern yang diselaraskan dengan metode penyembuhan secara tradisional.

Dari uraian diatas, telah jelas perbedaan antara psikolog dan psikiater bukan. Jadi yang dimaksudkan dengan istilah dokter psikolog itu sebetulnya tidak ada. Dokter khusus yang menangani permasalahan kejiwaan dan dapat meresepkan obat tertentu untuk mengatasi permasalahan tersebut disebut dengan psikiater, sedangkan psikolog merupakan sarjana psikologi yang memiliki wewenang untuk dapat memberikan konsultasi kejiwaan bagi pasiennya. Bagi Anda yang memang memiliki permasalahan ada baiknya melakukan konsultasi dengan psikolog dan hapuslah stigma bahwa mendatangi psikolog berarti kita mengalami gangguan kejiwaan. Dengan mendatangi psikolog konsultasi tentang kegelisahan pun dapat ditemukan.

News Feed